Kamis, April 24, 2014

Luweng Sampang : Zonk

Merenung di Luweng Sampang Vs Umbah umbah di Kali Sampang... 
Jadi ceritanya kita mau jalan-jalan lagi. Libur merah tanggal 18 April kemarin kita mau menghabiskan waktu bersama temen temen di Grup whatapp Next Trip. Ini grup tempet kita ngrencanain trip kita selanjutnya.
Nah kemaren jumat itu, kita bener bener gag tau mau kemana...ga ada ide sama sekali. Tapi tetep..m kita maksa mau pegi.
Jam sembilanan temen saya Paimin dari magelang sudah di jogja. Spontan kita pun tetapkan dari hasil googling d wifi spot depan telkom kridosono. Luweng Sampang... dari hasil googling, tempatnya kece..Jadi kita cuzz jemput Bundo, Dan Yeyek.
Sebelum berangkat ,Kita makan pagi dulu. Dengan pesanan Ayam Geprek di daerah Babaran pun kita melahap habis makan. Kenyang sudah akhirnya!
Kita segera berangkat menuju tujuan. Dari foto kece di google kita setuju k tempat itu. Tapinya!!!! kita gag tau jalan menuju tempat itu. Kita akan jalan geje dengan diawali melewati Candi Ijo ke timur hingga menuju perbatasan Gunung Kidul dan Klaten.
Perjalan yang tak mudah kita lewati di sekitar jalan menuju Candi Ijo. Jalannya menanjak maksimal ditambah truck truck yang mengangkut batu di depan kita yang bikin worry kalo batunya pada jatoh.
Setelah menuju atas dan jalanan mulai nyaman kita berhenti sejenak untuk sholat jumat. Di desa yang jauh dari keramain kita merasakan kenyamanan dan keteduhan dalam sholat. Yang jelas hening banget disana.
Perjalana pun kita teruskan. Jalan Selanjutnya ternyata tidak senyaman yang dibayangkan. Jalanan perbatasan klaten dan gunung kidul parah!. Batuan dan jalanan menanjak kembali menemani perjalanan kita.
Tanya pada warga yang ada d jalan atau bahkan sampai mengetuk pintu rumah kita lakukan demi Luweng Sampang. Hampir.satu jam lebih kita berkutat dengan jalanan berbatu. Kiri dan kanan kalau gak hutan ya pemandangan perbukitan. Ditengah jalan pun kita tidak menyiakan kesempatan untuk foto. Ditengah jalan antara perkebunan rumput gajah yang sedang berbunga kita pun berhenti. Jepret sana dan jepret sini menjadi satu aktivitas menyenangkan di perjalanan kita.
Perjalanan pun kembali kita lanjutkan. Kali ini kita menemukan papan penunjuk jalan bertuliskan "Sampang". Kita segera berbelok ke kanan dan mengikuti jalan berbatu yang lagi lagi menanjak. Huft...dan kita bertanya lagi di suatu rumah kecil. Dari hasil bertanya tanya ke beberapa orang, bukan membuat kita semakin paham tapi malah semakin bikin bingung. Jawaban antara satu orang dengan yang lainnya berbeda dan itu membuat perjalanan kita semakin berputar putar. Dengan mengikuti kata hati dan memilih jalan yang dirasa possible untuk d lewati akhirnya sampailah kita disuatu turunan. Jadi jalan yang kita lalui tersebut adalah jalan rute ke arah Sendang Sriningsih. Dari lokasi tersebut kita melewati jalanan menurun berbatu hingga bertemu dengan jalanan beraspal. Setelah kita menemukan sungai, kita sedikit tenang dan bergembira.
Tapi... Zonkkkkkk
setelah kita parkir di tempat parkir, perasaan serasa kecewaa... capeknya naik turun jalan berbatu ternyata tidak bisa digabtikan dengan tampilan Luweng Sampang yang diharapkan...
Jadi luweng sampang ini lebih kayak sungai dengan grojogan kecil... Sebenernya sekarang muncul pada benak kita... Apakah ini yang dimaksud luweng sampang.. itu?????
Gak Lazim kalo gak pake timer camera!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silakan coment disini!! Isikan nama anda dengan klik colom pada "beri komentar sebagai" Isikan pula URL/alamat blog anda